//
you're reading...

Juri

Yulianus Rettoblaut

Waria bernama lengkap Yulianus Rettoblaut ini berasal dari Tanah Papua. Lahir di Asmat pada 30 April 1961, Yulianus yang kemudian akrab disapa Mami Yuli hijrah ke Jakarta di tahun 1979 setelah menamatkan Sekolah Menengahnya. Tidak mudah baginya untuk menjalani pilihan hidupnya sebagai waria. Penolakan datang dari lingkungan terdekat, keluarga. Di Jakarta, ia kemudian dikenal sebagai aktivis transgender yang membawa misi persamaan hak bagi penganut Lesbian, Gay, Biseks, dan Transgender atau LGBT. Ia ”bermarkas” di Arus Pelangi dan Yayasan Srikandi Sejati.

Anak pasangan Guru Petrus Rettoblaut-Paskalina Hurulean ini, berhasil mengantongi ijazah S1 hukum dari Universitas Atahiriyah Islam Jakarta, saat ini ia sedang melanjutkan S2 hukum di Universitas Utama Jakarta. Seperti semangatnya untuk menuntut ilmu yang tidak pernah padam, semangatnya dalam memperjuangkan hak-hak LGBT juga terus menyala. Di tahun 2012 ini, ia mendaftar menjadi anggota Komnas HAM RI periode 2012 – 2017. Sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Waria Indonesia sejak 2005 hingga sekarang ini, juga pernah mengikuti seleksi anggota Komnas Ham, di tahun 2007. Namun, kandas pada seleksi fit and proper test di DPR. Ia menyadari, ia memang harus berjuang keras untuk bisa mencapai cita-citanya itu. Karena menurutnya, masyarakat Indonesia memang masih melihat sebelah mata terhadap keberadaan Waria. Ia akan berjuang terus, demi visi misinya bagi penganut LGBT, dan untuk membukakan jalan bagi para penganut LGBT agar memiliki hak sipil politik dan hak berekspresi serta berorganisasi, yang sama dengan laki-laki maupun perempuan.

Switch to our mobile site